![]() |
| Gambar 1. Tampak depan King Street |
![]() |
| Gambar 2. Tampak pada bagian samping King Street |
![]() |
| Gambar 3. Dokumentasi Wawancara |
![]() |
| Gambar 1. Tampak depan King Street |
![]() |
| Gambar 2. Tampak pada bagian samping King Street |
![]() |
| Gambar 3. Dokumentasi Wawancara |
![]() |
| Gambar 1. Flowchart Proses Pemesanan Manual di King Street |
Analisis Singkat: Berdasarkan flowchart di atas, terlihat jelas hambatan operasional (bottleneck) terjadi pada proses "Catat Manual di Nota Kertas", "Hitung Total (Kalkulator)", dan "Antar Nota Manual ke Barista". Ketiga aktivitas ini memakan waktu dan tenaga yang seharusnya bisa dipangkas jika menggunakan sistem digital.
2. Flowchart Proses Pembelian Bahan Baku Manual King Street Coffee Shop
![]() |
| Gambar 2. Flowchart Pembelian Bahan Baku di King Street |
Analisis Singkat: Berdasarkan flowchart ini, kelemahan utama (bottleneck) terlihat pada proses "Cek Stok Fisik" dan "Catat Daftar Belanja Manual". Proses ini sangat bergantung pada ketelitian mata manusia dan rawan kesalahan (human error), seperti barang terlewat dicatat atau salah estimasi jumlah, yang menyebabkan stok habis mendadak atau penumpukan barang (overstock).
3. Flowchart Proses Pencatatan Penjualan Manual King Street Coffee Shop
![]() |
| Gambar 3. Flowchart Pencacatan Penjualan di King Street |
Analisis Singkat: Berdasarkan flowchart ini, titik kritis (critical point) berada pada proses "Hitung Nota Nominal (Kalkulator)" dan "Apakah Total Nota = Uang Fisik". Karena dilakukan manual, risiko kesalahan hitung sangat tinggi dan proses validasi selisih memakan waktu lama, yang mengakibatkan inefisiensi waktu kerja karyawan saat jam pulang.
Metode Analisis Pieces Studi Kasus: King Street Coffee Shop
|
Kategori Analisis |
Masalah yang Ditemukan |
Dampak pada Bisnis |
Hubungan dengan Ketiadaan
Digitalisasi |
|
P - Performance
(Kinerja) |
Proses pemesanan menu dan pencatatan penjualan masih
dilakukan secara manual. |
Pelayanan menjadi lambat, terutama pada jam ramai,
serta meningkatkan risiko kesalahan pesanan. |
Tidak adanya sistem pemesanan dan pencatatan digital
menyebabkan proses kerja tidak berjalan secara real-time dan
bergantung pada pencatatan manual. |
|
I - Information
(Informasi) |
Informasi penjualan, stok bahan baku, dan menu
terlaris tidak tersedia secara akurat dan terkini. |
Pemilik coffee shop kesulitan dalam memantau
kondisi usaha dan mengambil keputusan bisnis. |
Ketiadaan sistem informasi digital menyebabkan data
tidak tersimpan dalam database terpusat dan sulit diolah. |
|
E - Economics
(Ekonomi) |
Pengeluaran operasional tidak terkontrol akibat
kesalahan pencatatan dan pembelian bahan baku berlebih. |
Terjadi pemborosan biaya dan menurunnya keuntungan
usaha. |
Sistem manual tidak mampu memberikan data keuangan
dan penggunaan bahan baku secara akurat untuk pengendalian biaya. |
|
C - Control (Pengendalian) |
Tidak terdapat sistem keamanan dan pembatasan akses
terhadap data penjualan dan pembelian. |
Risiko kehilangan data dan potensi kecurangan
meningkat. |
Sistem manual tidak memiliki fitur login, hak
akses pengguna, dan pencadangan data. |
|
E - Efficiency
(Efisiensi) |
Terjadi pencatatan berulang pada proses pemesanan,
penjualan, dan stok bahan baku. |
Waktu dan tenaga karyawan tidak digunakan secara
optimal. |
Tidak adanya sistem terintegrasi menyebabkan proses
kerja tidak efisien dan banyak pekerjaan manual. |
|
S - Service (Pelayanan) |
Kualitas pelayanan kepada pelanggan belum optimal. |
Pelanggan harus menunggu lebih lama dan berpotensi
merasa tidak puas. |
Ketiadaan sistem digital menyebabkan proses
pemesanan dan pembayaran berjalan lambat dan kurang akurat. |
Strategy Development merupakan proses penentuan arah dan cara untuk mencapai tujuan bisnis King Street Coffee Shop.
Digital Business Value Activity merupakan aktivitas-aktivitas digital yang dilakukan King Street Coffee Shop untuk menciptakan nilai bisnis melalui pemanfaatan teknologi. Aktivitas ini difokuskan pada proses bisnis yang sebelumnya dilakukan secara manual dan kemudian diperbaiki melalui penerapan sistem digital agar lebih efektif dan efisien.
1. Pemetaan Rantai Nilai (Value Chain) yang Didigitalkan
Berdasarkan kondisi awal, beberapa aktivitas utama dalam rantai nilai King Street Coffee Shop yang akan didigitalkan meliputi pemesanan, pembayaran, pencatatan penjualan, pengelolaan stok bahan baku, serta penjualan secara online.
2. Aktivitas Digital dan Nilai Tambah yang Dihasilkan
A. Pemesanan dan Pembayaran Digital:
- Proses sebelumnya:
Pemesanan dan pembayaran dilakukan secara manual dan dicatat di kertas.
- Aktivitas digital:
Menggunakan sistem POS dan pembayaran digital seperti QRIS dan e-wallet.
- Nilai bisnis:
Proses transaksi menjadi lebih cepat, pencatatan lebih rapi, dan kesalahan hitung dapat dikurangi.
B. Pemesanan Mandiri oleh Pelanggan
- Proses sebelumnya:
Pelanggan harus memesan melalui kasir secara langsung.
- Aktivitas digital:
Menggunakan aplikasi pemesanan mandiri atau kios digital.
- Nilai bisnis:
Mengurangi antrean, meningkatkan kenyamanan pelanggan, dan mempercepat pelayanan.
C. Pencatatan Penjualan Otomatis
- Proses sebelumnya:
Rekap penjualan dilakukan secara manual setiap hari dan bulan.
- Aktivitas digital:
Sistem POS menghasilkan laporan penjualan otomatis.
- Nilai bisnis:
Data penjualan lebih akurat dan memudahkan pemilik usaha dalam memantau kinerja bisnis.
D. Manajemen Stok Bahan Baku Digital
- Proses sebelumnya:
Pengecekan stok dilakukan secara manual tanpa data yang pasti.
- Aktivitas digital:
Menggunakan sistem manajemen stok berbasis cloud.
- Nilai bisnis:
Memudahkan pengontrolan persediaan, mengurangi risiko kehabisan bahan, dan membantu perencanaan pembelian.
E. Penjualan Online melalui Platform Delivery
- Proses sebelumnya:
Penjualan hanya dilakukan secara langsung di kedai.
- Aktivitas digital:
Integrasi dengan platform online delivery seperti GoFood dan GrabFood.
- Nilai bisnis:
Menambah saluran penjualan, meningkatkan pendapatan, dan memperluas jangkauan pasar.
King Street Coffee Shop merupakan salah satu UMKM yang berkembang di Kota Parepare dan berlokasi di Jalan Bumi Harapan, Kecamatan Bacuk...